Minggu lalu pas ayah baru aja pulang dari Canary island, sorenya langsung ouder's gesprek lagi sama Juf Simone. Hasilnya kira-kira begini:
- Soal kognitif lala tetep oke, ga ada masalah, memang di atas rata-rata anak seusianya. Malahan lala keliatan kuat banget di bahasa, bagian apanya gitu, bunda lupa. Pokoknya juf bilang lala akan mudah sekali mempelajari berbagai bahasa kalau dia mau.
-Soal sosialisasi dan emosi, nah ini yang tetap menjadi perhatian. kata juf sih ga gitu jauh beda sama semester lalu, cuma ya mending lah. Katanya sejak kejadian nangis pertama kali itu, lala jd sering nangis di sekolah. Lala mau sih samen werken sama temen-temennya, tapi harus disuruh, ga ada inisiatif dari dirinya sendiri. Terus lala emang udah mau gabung maen sama yang lain, tapi juga kadang lebih milih sendiri.
- Emosinya, kata juf emang dibawah rata-rata anak seusianya. Juf mencontohkan, waktu itu juf lagi marah, bukan salah lala, entah karena apa gitu. Tapi lala terus nangis, terus bilang bahwa itu salahnya lala, itu gara-gara lala. Naa sama juf langsung dibilangin. Lala, kalau kamu tahu itu bukan salahmu ya udah titik kamu ga usah merasa bersalah. Di rumah juga emang kadang suka gitu, jadi emang kudu dibilangin dengan jelas dan singkat aja bahwa dia sebenernya ga perlu gitu.
- Lala tuh perfeksionis banget kata juf. jadi semua mua kudu dikerjain dengan oke, kalo engga pasti lala bete.
- Bunda tanya, kan lala belakangan deket sama Asset, malah kaya aga-aga mengcopy sifat Asset, apa aga-aga mengidolakan kali ya. Asset kan anaknya ekspresif banget, dan banyak cerita. Belakangan ini lala juga keliatan jadi lebih ekspresif dan banyak cerita, bagus kan. Cuma kata juf, emang sih deket sama Asset, cuma kadang tetep aja lala suka sendiri.
- Terus juf minta foto copy hasil dari psikolog untuk laporan nantinya ke guru di grup 6, karena habis summer vakantie lala bakal naik ke grup 6. Oya lala seneng banget waktu denger Asset juga bakal naik kelas ke grup 6. Tadinya Asset takut ga naik kelas karena kata juf Asset memang ga terlalu slim, kata lala Asset kesulitan baca jam. Tapi Asset punya kelebihan lain, kayanya dia jago lari dan jago kalo tampil di podium, anaknya banyak omong dan menyenangkan banget, cocok jadi entertainer kayanya.
Begitu kira-kira hasil ouders gespreknya. Intinya sih, ya still the same, jomplang antara perkembangan kognitif-sosial emosi.

Recent comments