READ MORE >> Evaluasi Perkembangan.
Minggu lalu, ayah bunda mba lala ke psikolog. Keluhan utama nya karena sakit kepala, rujukan dari huisart. Hasil lab lala semua normal tapi sakit kepalanya masih ada aja. Minggu lalu, lala yang di wawancara sama psikolognya, tanya tentang sakit kepalanya, kapan munculnya, lalu ditanya juga tentang nama juf di sekolah, streng ato ga, siapa yang streng, brapa temen lala di sekolah, lala suka apa engga sama sekolah, pelajaran apa yang lala paling gampang di sekolah (lala bilang matematika yang baca jam), yang paling susah, dan semacam itu deh. Lalu lala juga ditanya pekerjaan ayah bunda apa. Dan lala menjawab semua pertanyaan itu dengan pede. Lucunya pas ditanya pekerjaan bunda, lala langsung jawab “schoonmaken (tukang bersih-bersih)’ hehe. Dalam hati bunda sambil aga gimana gitu dengernya tapi juga seneng karena lala tau apa yang bunda lakuin, artinya kan komunikasi mayan gitu loh.
Trus pas ditanya kerjaan ayah, lala juga bisa jawab, computer katanya. Kata psikolognya itu bagus karena banyak juga anak yang ga tau kerjaan ortunya. Intinya pertemuan pertama lebih banyak lala yang ditanya. Lalu kami bikin rencana untuk selanjutnya. Nanti bakal ada pertemuan khusus lagi buat lala, dan khusus untuk ayah bunda.
Naah hari ini pertemuan khusus dengan ayah bunda. Ayah bunda udah buatin resume perkembangan lala (hasil tes psikolog waktu umur 3,5 thn yang nunjukin IQ nya tinggi itu, trus hasil resume tiap ketemu sama juf di sekolah, foto kopi rapot, dan juga daftar sakit kepalanya selama 5 hari, kapan munculnya, gimana intensitas sakitnya. Oiya kami juga tulis masalah apa aja yang kami hadapi dengan lala).
Kesimpulan pembicaraan tadi:
- Ayah bunda cerita contoh-contoh problem sehari-hari yang dihadapi dengan lala, misalnya soal ke ‘kiri ke kanannya’ lala misal saat giliran naik sepeda sama malik, harusnya aik yg naik sepeda, tapi karena sepeda aik ketinggalan di sekolah, jadinya terpaksa mba lala naik sepeda, dan mba lala ga bisa terima banget dengan perubahan ini. lala lalu bilang, oke aku akan naik sepeda terus mau hujan mau sakit bla bla bla, tapi sebetulnya dalam hatinya ga gitu. Intinya lala sulit beradaptasi dengan perubahan. Lala tuh kalo udah tau aturannya dan dia bisa terima, strik banget sama aturan itu. Tapi giliran ada kesepakatan yang dilanggar, lala susah banget nerimanya. Contohnya waktu mau main ski, karena ada sesuatu hal yang tadinya mau jam 3 jadi jam 7, wuah marahnya minta ampun dan butuh hampir 1 jam untuk dealing.
- Intinya ibu psikolog bilang, dia curiga somatic problem muncul karena lala yang ga bisa mengungkapkan perasaannya. Mungkin lala introvet, tapi ga selamanya anak yang introvert itu karena karakter, bisa juga memang ada masalah. Karena itu diperlukan pemeriksaan lengkap dimana masalahnya.
- Lala sulit menerima perubahan kondisi
- Ibu psikolog akan membuat semacam general psikologi check up, akan diliat segala aspek tumbuh kembangnya, mana yang lemah dan mana yang menonjol.
- Ayah bunda bikin janji baru untuk ketemu untuk ngisi form yang harus diisi. Di form itu bisa ketauan dimana kelemahan anak masih bisa ditolerir apa engga dll.
- Ibu psikolog juga curiga ada perkembangan yang jomplang antara kognitif dan sosial emosional.
READ MORE >> Evaluasi Perkembangan.
2 Comments on “Hasil ketemu psikolog 1 dan 2”