READ MORE >> Evaluasi Perkembangan.
Ayah tadi ketemu sama juf Simone, jufnya lala di grup 5 A. Bunda nggak ikut, sebab bunda kudu nemenin aik yang lagi panas. Kata ayah, pertemuan tadi justru juf lala yang pengen denger dari ayah, apa ada informasi penting tentang Lala yang perlu diketahui Juf.
Sebelumnya Juf Simone sudah mendapat transfer informasi dari Juf Clemmy, termasuk surat yang dulu ayah kirim tentang perkembangan Lala dan hasil tes psikologi waktu di Bandung.
Hal terpenting yang ayah sampaikan adalah tentang perkembangan emosi dan komunikasi Lala. Sejak dulu Lala memang cenderung senang dengan dunianya sendiri. Ketika diajak bicara atau ditanya tentang kegiatannya di sekolah cenderung bicara sedikit. Kalau berkomunikasi juga jarang menatap mata lawan bicara, lebih suka melihat kesana kemari. Namun, kalau dilihat karya-karyanya, tampak kreatifitas yang tinggi. Secara akademis ayah tidak khawatir. Berdasarkan laporan belajar dari kelas sebelumnya, Lala bisa mengikuti pelajaran bahasa, matematika, dan orientasi dunia dengan baik. Jadi tinggal soal sosialisasi ini yang ayah ingin dapat info lebih banyak dari Juf di sekolah.
Juf sendiri belum bisa bicara banyak, karena baru tiga minggu Lala di group 5. Dari pengamatan selama ini, memang lala lebih suka sendirian. Kata Juf Simone, Lala bisa saja bermain dengan teman-temannya, tetapi lebih sering duduk sendiri dan menggambar. Kalau diajak bicara, Lala tidak menatap langsung (spt takut/malu2) dan lebih suka melihat yang lain. Lala is smart, kata Juf Simone. Jadi tidak masalah secara akademik. Dia bisa menyelesaikan tugas dengan baik. Hanya sekali dua kali tidak selesai, tapi pada umumnya dia bisa.
Juf tanya apakah Lala suka bermain dengan teman2nya di luar sekolah. Ayah jawab Lala senagn main sama Novi dan Marisa. Dan kalau bermain dengan teman2nya dari Indonesia, dia terbuka dan normal. Hanya dengan teman2 Belanda saja dia mungkin merasa kurang nyaman.
Ayah bilang akan senang sekali kalau bisa mendapat informasi dari psikolog di sini, seperti yang dulu didapat di Bandung. Mendengar ini Juf Simone menawarkan bantuan untuk menghubungi internee begeleider (internal supervisor) sekolah. Biasanya setiap periode tertentu guru-guru di sini berkonsultasi dengan supervisor, mendiskusikan masalah yang timbul selama mendidik. Khusus untuk Lala nanti akan ditanyakan prosedur yang bisa kami lalui untuk mendapatkan test.
Juf meminta email ayah, dan akan menghubungi dalam 2-3 minggu (stelah bertemu dengan supervisor). Dan ternyata ayah sudah menghabiskan waktu 20 menit dari yang seharusnya 10 menit
READ MORE >> Evaluasi Perkembangan.
ita says:
Teh lamun di indon group 5 teh artina kelas sabaraha nya….
Alhamdulillah ita oge dapet sakola anu guru gurunya teh baraik dan mau di ajak curhat tentang anak anak teh…..
lamun alief klo di tanya tentang sakola emang jawabnya dikit dikit…tapi klo udah klik hatinya baru curhatna banyak…biasana malam saat mo tidur…dulu mah pelitttttt banget..ita oge osok rada khawatir…
Agnes Tri Harjaningrum says:
grup 5 = kelas 3 SD ta klo di indo. Lala emang beda ta, ada ceritanya makanya dia begitu hehe. Tapi makin gede makin berkurang sih masalahnya. Mudah2an lala nanti bisa curhat jg kaya kaka alief ya :-). Sebenernya lala bisa curhat klo dia lg mau sendiri hehe.