READ MORE >> Evaluasi Perkembangan.
Ayah dan bunda bertemu dengan juf Christa sore tadi. Biasa, “ouders s’avonds”. Pertemuan 10 menit dengan guru untuk melihat perkembangan Lala di sekolah. Dan juf bilang, semuanya Lala bagus, baca, tulis, hitung oke, kadang ada salah sekali-kali. Dan ajaibnya, Lala ternyata suka ngobrol sama temennya di kelas! Juf bilang, ya karena lala masih kecil dibanding temen-temennya, jadi konsentrasinya mudah terpecah. Dia sering ngobrol sama temen-temennya. Berarti sosialisasi Lala sudah mulai oke. Mungkin karena dia sendiri bilang harus banyak ngobrol kalau mau banyak teman? Hmm…entahlah. Yang jelas, ini memang kemajuan dalam sosialisasi, level of comfortnya mulai terpenuhi kali ya.Masalah terbesar dari Lala sekarang adalah, dia itu kata juf hele langzaam (lambaat buanget) alias lelet. Nah kalo ini sih sejak play grup di mutbun juga udah keliatan. Jadi kata juf, makan Lala paling lama, bikin tugas paling lama, pokoknya kalau ngapa-ngapain pastii Lala paling telat. Hmm…”Adakah sesuatu yang harus kami lakukan Juf?” tanya bunda. Ternyata jufnya bilang,”ya itu mah karakter dia aja, mau diapain, paling2 disuruh belajar cepet.” Weleh jufnya nyantei banget ya, nggak worried blas tuh, katanya masih oke-oke aja. Yo wis lah, ayah bunda manut aja. Padahal dalam hati sih worried juga ya, kalo apa-apa lelet apa nanti nggak jadi masalah di kemudian hari? Ya, wait n see aja lah ya, namanya anak-anak, butuh proses panjang kan untuk mengetahui keunikan dia.
Tapi yang jelas, dari hasil seminar online WRM ke-4 kemaren, ciri-ciri Lala yang menunjukkan kecurigaan gifted ada juga tuh. Pertama, waktu kecil, bobonya malem banget, susah tidur. Kedua, mengalami loncatan perkembangan pas usia 3-4 tahun, terbukti dengan tes IQ nya (ya walaupun tak bisa dipercaya sih), namanya juga lagi observasi nih bunda. Lalu yang ketiga, perfectionist dan falaangstnya juga iya banget.
Namun yang meragukan, kreatifitas tinggi? Wah belum punya pembanding, memang sih karyanya banyak, tapi kayaknya masih dalam tahap wajarnya anak-anak ya. Daya tahan tinggi. Iya banget kalo dia lagi punya mau bikin sesuatu tahan deh berjam-jam juga. Nah, selanjutnya…ayah bunda selalu observasi lagi yaa… Masalahnya disini guru-guru dan orangtua memang nggak mengkondisikan anak-anak untuk bersaing. Anak-anak dibandingkan dengan diri sendiri, nggak ada yang number 1. Jadi, ya begitulah….ayah bunda harus tambah jeli nih.
READ MORE >> Evaluasi Perkembangan.
*)Iin says:
smoga mbak lala makin banyak teman yaaa